Tak kusangka akan begini akhirnya.. kisah cintaku berakhir sedih. Orang yang kucinta tak disampingku lagi.
Tapi seiring waktu berjalan, telah lewat 6 bulan 6 hari.. aku masih cinta, aku sadari. Tapi aku anak tau diri dan tau tentang nya..
Karena ketauan diriku, aku tak mencoba mendekatinya.. bahkan menjauhi secara pelan-pelan. Entahlah, ini mungkin memperburuk hubungan kami berdua.
Aku juga tak ingin seperti lagu Lyla, yang bernafas tanpamu..
« Tak pernah aku bermaksud mengusikmu
Mengganggu setiap ketentraman hidupmu
Hanya tak mudah bagiku lupakanmu
Dan pergi menjauh »
Kemudian, ada seorang gadis di dekatnya pula, ya, gadis yang juga mencintainya dengan sepenuh hati..
Aku memang bukan seorang malaikat. Dan aku juga tak ingin menjadi seorang setan.
Aku hanya manusia biasa. Yang mencoba bersikap mulia.
Apalah arti hati yang terkoyak karena cinta remaja. Dia juga terkoyak. Dan aku pikir gadis ini telah “sakit”.
Sedikit flashback masa laluku, gadis ini adalah seorang mantan kekasih ketika hubunganku dan orang yang kucinta terputus sesaat.
Lalu, dia menawarkan kembali orang yang kucinta kepadaku. Aku yang saat itu bodoh. Menerima kembali cintaku. Aku yang tak menyadarinya..
Baru-baru ini aku mulai merasakan radang dalam hatiku. Hatiku ikut sakit,
“Apa aku telah bersikap jahat, Ya Rabb?”
“Apakah aku telah menyakiti dia, Ya Rabb?”
Hanya dia dan Allah SWT yang tau pastinya. Tapi kuambil kesimpulan bahwa aku telah bersikap jahat dan telah menyakitinya..
Sejak itu, kuputuskan semua komunikasiku dengan orang yang kucinta dan gadis itu, mxit, fb, fs, cp.
Ketauanku tentang orang yang kucinta..
Adalah dia juga termasuk tipe orang yang aku kurang suka akan sikapnya, tapi entah kenapa masih tetap cinta. Mungkin karena aku telanjur cinta.. J
Ya, dia bukan tipe orang yang tahan untuk sendiri kecuali dalam kesibukannya..
Aku paham akan hal itu,
Jadi pastilah setelah kami berpisah ada sedikit teman-teman baru menghiasi harinya..
Yang bisa aku lakukan, menangis dan merenung..
“Akankah ada saat kami kembali?”
Akhir-akhir ini, tekanan hatiku begitu berat tentang mereka berdua..
Ya, mereka sepertinya akan menjalin hubungan kembali..
“Hey, mungkin saja mereka adalah jodoh? Kamu pengganggu bodoh!”
Ya mungkin.. Tak ada yang tau, hanya Allah Yaa Rahman Yaa Rahiim yang tau, J
Aku cuma masih belum bisa ikhlas, karena cinta ini..
Tapi, aku berdoa supaya orang yang kucinta dapat bahagia,
Dengan senyumnya yang meluluhkanku
Dengan bahagianya yang menentramkanku..
Cintaku ini suci.. tak bersyarat.. tak menginginkan dia..
Hanya aku belum mampu melepaskan..
Berikanlah kekuata padaku, Ya Rabb..
Aku tidak ingin menjadi seorang munafik, seorang yang memiliki “penyakit” dalam hatinya
Aku ingin melangkah maju..
Walking away from him.. from my endless love..
Always praying for your health, happiness, success..
Maafkan aku hai gadis.. J
Kata-kataku geje ya, tapi aku butuh mengungkapkan..

